Foto-foto kegiatan Kegiatan Peta Situs Buku Tamu Kontak Kami
                                                                                                                                    Inggris | Indonesia | Korea      


















Mount Leuser Park

Palm Forest

Tea Plantation at Puncak, West Java

 Info Umum | Industri | Perdagangan | Peluang Pasar
กก


Korea Selatan merupakan salah satu negara Asia Timur yang meningkatkan perekonomiannya melalui perdagangan luar negeri. Korea Selatan sejak tahun 1995 telah bergabung dengan WTO (World Trade Organization). Negara mitra dagang utama Korsel antara lain Amerika Serikat, Jepang, RRC, Hong Kong, Taiwan, Jerman, Australia, dan Indonesia.


Nilai ekspor Korsel sampai dengan bulan September 2005 sebesar US$ 207,68 milyar.


Sedangkan nilai impor Korsel pada periode yang sama mencapai US$ 190,15 milyar dengan komoditi berupa minyak/gas bumi, barang dan perlengkapan elektronik, minyak (crude palm oil), baja, perlengkapan transportasi, dan bahan kimia organik.


Oleh karena itu, terlihat bahwa Korea Selatan telah mampu meningkatkan cadangan devisanya dari sekitar US$ 3,9 milyar pada bulan Desember 1997 menjadi US$ 206,7 milyar pada September 2005 dan menjadi salah satu ekonomi terkuat di Asia. Bahkan dengan sektor perdagangannya yang telah menjadi salah satu tulang punggung perekonomian negara, Korea Selatan telah mampu menjadikan dirinya sebagai salah satu perekonomian kuat dunia. Hal ini terlihat dari posisi GDP Korea Selatan yang berada di peringkat ke 14 di dunia dengan jumlah penduduk sebesar 48,846,823 orang. Menurut Asian Development Bank (ADB), jika disatukan, perekonomian India, RRC, dan Korea Selatan akan mencapai 66 % dari total pemasukan wilayah Asia. Hal ini menunjukkan betapa Korea Selatan memainkan peran vital dalam memajukan Asia, terutama dari segi ekonomi dan perdagangan.




Tabel Neraca Perdagangan (Expor – Impor) Korea Selatan



Sumber: The Bank of Korea




Lembar Data Perdagangan Internasional Korea Selatan


 Export Utama 2005 (% dari total)

 Imports Utama 2005 (% dari total)

 Produk Elektrik & Elektronik 

31.0

 Mesin Elektrik & Elektronik

20.8

 Mesin & Peralatan Berat

11.3

 Minyak Mentah

16.4

 Mobil

9.5

 Mesin & Peralatan Berat

12.2

 Bahan Kimia

8.7

 Semikonduktor 

9.6

 Market Utama 2005 (% dari total)

 Supplier Utama 2005 (% dari total)

 Cina 

21.8

 Jepang

18.5

 US 

14.5

 Cina 

14.8

 Jepang

8.5

 US 

11.7

 Hong Kong 

5.5

 Arab Saudi

6.2


Sumber: The Economist




Perdagangan Bilateral Indonesia – Korea Selatan


Pada tahun 2004, dari data yang diambil dari KADIN Indonesia, Korea Selatan merupakan negara tujuan ke 5 terbesar produk ekspor Indonesia, dan sebaliknya Indonesia merupakan negara tujuan ke 9 terbesar produk ekspor Korea.


Total ekspor-impor Indonesia dan Korea Selatan adalah 10.045 milyar dollar AS, dengan ekspor Indonesia sebesar 6.368 milyar dollar AS dan impor Indonesia sebesar 3.677 milyar dollar AS. Indonesia dalam hal ini diuntungkan sebesar 2.691 milyar dollar AS lewat surplus perdagangan dengan Korea Selatan. Sedangkan pada tahun 2005 dan 2006 ekspor impor Indonesia meningkat terus secara gradual.

Pada tahun 2005, ekspor Indonesia mencapai angka 8.184 milyar dollar AS dan Import Indonesia mencapai 5,046 milyar dollar AS.

Produk-produk ekspor Indonesia antara lain: LNG, batubara, bijih tembaga, benang tekstil, playwood, tripleks, pulp dan kertas. Sedangkan produk-produk impor Korea meliputi produk pertanian, kimia, zat kimia organik, produk plastik, produk karet, sepatu, besi, baja, barang tekstil, barang listrik dan elektronika, mesin dan industri.

Secara umum, Indonesia merupakan mitra penting Korea Selatan dalam mengembangkan perekonomian serta perdagangannya. Dan sebaliknya Korea Selatan dilihat sebagai pasar potensial bagi Indonesia dalam meningkatkan cadangan devisa negaranya.



กก

Hak Cipta :
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul, Korea Selatan@2006