Events in Pictures of The Embassy Calendar of Events Site Map Guest Book Admin's Contact

                                                                                                                                     English | Indonesian | Korean















Borobudur Temple

Prambanan Temple

Balinese Temple

Untuk Informasi lebih lanjut tentang Indonesia and Kedutaan Besar Republik Indonesia, harap menghubungi di

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul, Korea Selatan
55 Yeouido-dong,
Yeoungdeungpo-gu,
Seoul (150-010)
Telp +82-2-7835675
Fax +82-2-7804280

ˇˇ


 Info Umum | Duta Besar | Staf | Libur Resmi | Lokasi | Kontak | Kalender Kegiatan | Kegiatan KBRI| Foto Kegiatan
ˇˇ
Kegiatan KBRI

Pengusaha Korea Antusias Bisnis Di Indonesia

Saya senang berbisnis dengan Indonesia dan saya akan memperluas pabrik saya di Purwakarta,ˇ± demikian dikatakan pimpinan perusahan Sae-A Trading Co. Ltd., salah satu perusahaan garmen/tekstil terkemuka Korea yang memiliki beberapa pabrik di Indonesia. Pernyataan ini diucapkan di sela-sela resepsi yang diselenggarakan KBRI Seoul, JumˇŻat (29/1), dalam rangka menyambut tahun baru bersama dengan para investor dan pengusaha Korea, yang juga dimeriahkan oleh tari Pendet dan Seudati dari Sanggar Kesenian KBRI Seoul.

Dalam sambutannya di depan sekitar 100 pengusaha Korea yang hadir pada acara tersebut, Duta Besar RI untuk Republik Korea, Nicholas T. Dammen menyatakan bahwa hubungan dan kerjasama antara Indonesia dan Republik Korea telah berlangsung sangat baik di berbagai tingkatan, bidang dan forum kerjasama. Refleksi harmonis hubungan kedua negara itu dapat ditengarai dari intensnya hubungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Lee Myung-bak dalam meningkatkan kerjasama bilateral di berbagai bidang dan forum kerjasama regional hingga global, seperti ASEAN, ARF, APEC dan G-20.

Dubes N.T. Dammen juga mengindikasikan peluang kerjasama ekonomi yang masih terbuka luas antara kedua negara dalam konteks hubungan yang dinamis dan saling melengkapi. Sejumlah kesepakatan yang dicapai selama ini dan tren semakin menguatnya bobot kerjasama di tingkat G-to-G, G-to-P maupun P-to-P, baik secara kualitas maupun kuantitas membuktikan hal ini.

Pada kesempatan itu, Dubes N.T. Dammen kembali menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi kalangan bisnis Korea bagi pemajuan hubungan bilateral, utamanya bagi kemajuan pembangunan ekonomi kedua negara dan mengharapkan tetap dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi pada tahun 2010 ini.

 Turut hadir dalam New Year Business Gathering ini adalah Dubes Yun Hai-jun, mantan Dubes Republik Korea untuk Indonesia sekaligus sebagai Ketua Korea-Indonesia Friendship Association(KIFA) dan Prof. Dr. Kim Soo-il, mantan Dubes Republik Korea untuk Timor Leste yang juga mantan Konsul Kehormatan RI di Busan.

 Dubes Yun dalam sambutannya menyampaikan rasa gembiranya atas tetap dinamisnya hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Korea, meskipun dampak krisis keuangan global pada tahun 2009 mempengaruhi volume perdagangan dan investasi antara kedua negara.

 Menurut Dubes Yun, resistensi Indonesia terhadap dampak krisis keuangan global serta cepatnya pemulihan ekonomi Republik Korea, menjadi pendorong utama bagi pengusaha Korea untuk menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan investasinya. Dubes Yun juga memprediksi prospek Indonesia yang lebih baik lagi sekiranya berbagai kendala yang berdampak negatif terhadap iklim investasi Indonesia dapat diatasi.

 Baru-baru ini beberapa investor Korea telah menorehkan kesepakatan dan komitmennya untuk meningkatkan investasinya di Indonesia. Perusahaan Sae-A Trading Co. Ltd., berencana memperluas investasinya di Indonesia dengan membangun pabrik dye sebagai bagian proses pembuatan tekstil di lahan seluas sekitar 100 hektar di Purwakarta, senilai US$ 160 juta. 

Pada 2 Desember 2009, perusahaan baja terbesar Korea, POSCO (Pohang Steel Company) telah menandatangani nota kesepahaman dengan Krakatau Steel untuk membangun Integrated Steel Mills di Cilegon, Banten, dengan nilai investasi US$ 5 milyar.

 Sebelumnya, pada akhir September 2009, Gubernur Sulawesi Tengah dan Gubernur Jeollanamdo telah menandatangani nota kesepahaman menyangkut kerjasama kedua provinsi di bidang budi daya hayati laut dan komitmen investasi Korea  untuk pengembangan bio-energi di Sulteng. Hal ini sebagian dari bukti minat investor Korea untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

 Kegiatan yang mengambil momentum peringatan tahun baru 2010 dan Lunar New Year yang jatuh pada pertengahan Februari 2010 ini, ditujukan untuk menjaga kelangsungan jejaring dan kerjasama yang telah terbina selama ini antara investor dengan KBRI Seoul. Di samping itu, pertemuan juga diharapkan dapat memberikan informasi terkini mengenai iklim usaha, program utama pemerintah serta peluang investasi di Indonesia bagi investor asal Korea. Informasi ini diharapkan dapat menarik minat pengusaha Korea untuk meningkatkan dan memperluas investasi mereka di Indonesia.

Worldshore Corp mengirimkan 24 orang Mahasiswa Korea ke Indonesia

Pada hari Senin, 18 Januari 2010 Duta Besar RI Seoul, Nicholas Tandi Dammen telah diundang oleh Worldshare Corporation, untuk memberikan ceramah di Seoul Youth Center tentang kebudayaan Indonesia kepada 24 orang mahasiswa Korea dari berbagai universitas yang akan berangkat ke Indonesia sebagai peserta program Pengabdian Masyarakat/Social Service. Program ini merupakan salah satu bagian dari kurikulum pendidikan perguruan tinggi di Korea untuk melakukan kegiatan social services ke negara-negara Asia maupun Afrika.

Peserta tahun ini dibagi dalam 2 kelompok yang masing-masing akan diberangkatkan ke Kenya dan Indonesia. Di Indonesia mereka akan melakukan serangkaian kegiatan sosial dari tanggal 19 Januari hingga 1 Februari 2010 seperti mengajar murid-murid SD dan membantu pembangunan perpustakaan beberapa sekolah di daerah Jakarta, Bandung dan sekitarnya.
Dalam ceramah tersebut Duta Besar RI telah memberikan paparan umum mengenai kebudayaan Indonesia, baik dari adat istiadat, bahasa, demografi, kekayaan alamnya hingga obyek-obyek wisata yang menonjol di masing-masing daerah. Karena rombongan juga akan mengunjungi Bandung dan Pengalengan, maka Duta Besar juga mengajarkan lagu ˇ°Halo-halo Bandungˇ± yang dinyanyikan secara antusias dan bersemangat oleh para peserta.
Worldshare Corporation merupakan sebuah LSM yang bekerjasama dengan
KUCSS/Korean University Council for Social Services, sebuah badan pendidikan dibawah koordinasi Kementerian Pendidikan Korsel.

ˇˇ

Hak Cipta :
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul, Korea Selatan@2006