Events in Pictures of The Embassy Calendar of Events Site Map Guest Book Admin's Contact

                                                                                                                                     English | Indonesian | Korean
















Bromo Mountain, East Java

Agung Mountain, Bali

Merapi Mountain, Central Java

Untuk Informasi lebih lanjut tentang Indonesia and Kedutaan Besar Republik Indonesia, harap menghubungi di

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul, Korea Selatan
55 Yeouido-dong,
Yeoungdeungpo-gu,
Seoul (150-010)
Telp +82-2-7835675
Fax +82-2-7804280

 


 Fakta | Negara | Pemerintahan | Sejarah | Pertahanan | Penduduk | Budaya
     
 

Pada 17 Agustus 1945, dua hari setelah jepang menyerah pada sekutu, Sukarno dan Hatta mendeklarasikan kemerdekaan Republik Indonesia dan dilantik sebagai presiden dan wakilnya. Ketika tentara Inggris datang pada akhir September, pemerintahan Indonesia telah dibentuk di beberapa daerah di Jawa dan Sumetera. Inggris menyerah di November 1945 dan atas bujukan belanda Pemerintahan Indonesia menandatangani Perjanjian Linggarjati yang mengakui kekuasaan Republik Indonesia untuk Jawa dan Sumetera dan menetapkan rencana untuk pemerintahan Federal Indonesia.

Pada Juli 1947, Belanda melancarkan serangan, yang mengklaim bahwa Indonesia telah melanggar perjanjian. Berkat serangan ini, Belanda menguasai 2/3 Pulau Jawa dan beberapa perkebunan dan ladang minyak di Sumatera. Beberapa anggota PBB protes atas serangan Belanda, mendesak pembentukan UNGOC. Komisi ini mengawasi penandatanganan Perjanjian Renville antara kedua belah pihak di tahun 1948. Perjanjian tersebut mengakui Belanda untuk mengontrol daerah yang telah diambil di tahun 1947 tetapi menjanjikan daerah tersebut voting untuk menentukan nasib mereka sendiri.

Pada Desember 1948, Belanda menentang gencatan senjata PBB dan sekali lagi menyerang Indonesia. Ibukota Yogyakarta dikepung dan banyak pemimpin tertinggi seperti Sukarno dan Hatta ditangkap dan diasingkan. Pada awalnya Belanda berhasil dan sukses, akan tetapi perjuangan gerilya dan tekanan dari internasional mendorong Belanda secara perlahan mengakomodasikan Indonesia. Pada tahun 1949 di konferen Den Haag, Belanda setuju untuk memindahkan kekuasaan seluruh bagian Indonesia, kecuali Irian Barat (Papua), ke Pemerintahan Republik Federal Indonesia Serikat hingga akhir tahun itu.


 
 

 

Hak Cipta :
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul, Korea Selatan@2006